Sukoharjo (14/02/21) Pasar merupakan sasaran rutin pelaksanaan edukasi, himbauan dan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan yang tidak henti-hentinya terus dilaksanakan oleh aparat gabungan di wilayah Kabupaten Sukoharjo.

Dengan masa berlakunya PPKM Mikro, justru tidak mengendorkan para aparat yang tergabung dalam Satga penanggulangan covid 19 untu melaksanakan himbauan dan edukasi, demi berhasilnya program PPKM berbasis Mikro ini. Sejumlah upaya dilakukan agar tidak terjadi zona merah di masing-masing desa salah satunya adalah mengetatkan himbauan protokol kesehatan kepada warga masyarakat.

Dengan adanya himbaua yang ketat ini diharapkan jumlah kasus warga yang terkonfirmasi positif covid 19 semakin menurun. Untuk per hari Sabtu tanggal 13 Pebruari 2021 saja di wilayah Kabupaten Sukoharjo masih terdapat penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 30 orang, masih tinggi meskipun ada tren penurunan.

“Aparat akan semakin giat melaksanakan himbauan dan edukasi ditengah warga Bendosari, agar kasus warga terkonfirmasi covid 19 di wilayah ini semakin menurun, hingga tidak ada kasus lagi,” tukas Sertu Sri Widodo.

Saat itu Sertu Sri Widodo bersama 3 orang anggota Polsek dan Satpol PP tengah memberikan himbauan dan edukasi kepada sejumlah warga pedagang dan pengunjung pasar tradisional di Mulur, Bendosari, Sukoharjo.

Penyampaian edukasi tetap sama yaitu Menyampaikan himbauan kepada masyarakat utk melaksanakan Protokol Kesehatan (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan) dalam rangka untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Bendosari khusunya dan Kabupaten Sukoharjo pada umumnya.

“Target khusus memang kepada warga yang sedang beraktifitas diluar rumah yang beresiko mengakibatkan kerumunan masa seperti di pasar sekarang ini, resiko di pasar lebih tinggi terhadap penyebaran virus, karena adanya interaksi dari banyak orang,” ungkap Babinsa Mulur tersebut.